Berdasarkan pengalaman ane mau sharing aja nih gan seputar "Cara Mengatasi Jika Mata Terkena Air Accu / Basa / Pedas". Karena ane punya pengalaman banyak dengan cairan-cairan yang ngga biasa masuk kemata gan dari air accu, sabun pel, deterjen, cabe, dll, dan itu rasanya NGGAA WEEENAAKKK BANGGET GAN SAKIT ABISSS PERIH DI MATA SAKIT DI HATI (maklum gan ane baru putus cinta..hehe).
Waktu itu langkah pertama ane basuh mata pake air trus ngga mempan, trus ane cari tau langsung deh karena ngga mempan search di mbah google. Karena penjelasan dari artikel-artikel pun ngga mempan ane coba pake cara sendiri dan tarraaaa... mata ane pulih gan Allhamdullilah :)
--- "INGAT JANGAN PANIK GAN" ---
Langsung aja nih gan tipsnya :
Kalo mata terkena cairan tersebut cepet-cepet ceburin muka ente ke bak mandi gan sambil di melekin dan di geleng-gelengin biar arus aer mengenai seluruh permukaan mata.
Terus suruh orang rumah masak air hangat gan klo udah terus ceburin lagi ceburin muka ente ke bak mandi gan sambil di melekin dan di geleng-gelengin biar arus aer mengenai seluruh permukaan mata, karena air hangat bagus gan buat menghilangkan kerak / bekas cairan berbahaya yang menempel dimata (kira2 15menit gan)
Setelah 15 menit dibak angkat dan langsung kasih salep mata gan (inget salep mata gan bukan obat tetes mata klo ngga ada ngga apa-apa untuk sementara pake tetes mata tapi cepet kasih salep mata abis itu)
Setelah dikasih salep mata, ente goyang-goyangin mata ente puter-puter aja gan biar salepnya meresap sampai kedalam
Pakailah salep serutin mungkin gan sampai iritasinya hilang :)
Bila iritasi berlanjut sampai 3 hari hubungi dokter gan / konsultasi
RISET mengungkapkan orang yang bangun di pagi hari lebih langsing, bahagia, dan sehat ketimbang mereka yang biasa bangun di siang hari.
Dalam riset itu, tim dari Roehampton University, Inggris, menyurvei kesehatan dan kebiasaan tidur 1.068 orang dewasa yang dikelompokkan menjadi dua, 'manusia pagi' dan 'manusia malam'.
Kelompok 'manusia pagi' rata-rata bangun pada pukul 06.58, sedangkan 'manusia malam' bangun pukul 08.54. Di akhir pekan, responden diberi ekstra waktu istirahat. Diketahui, 'manusia pagi' bangun pada 07.47, sedangkan 'manusia malam' meninggalkan tempat tidur pukul 10.09.
"Kelompok 'manusia pagi' lebih sehat, bahagia, dan memiliki indeks masa tubuh yang lebih rendah," kata peneliti Dr Joerg Huber saat. Dia menambahkan, 'manusia pagi' memiliki tubuh fit karena kualitas tidur mereka jauh lebih baik ketimbang 'manusia malam'.(MI/U-1)
Menurut penelitian terbaru dari Mount Sinai School of Medicine perubaha iklim tidak hanya membahayakan lingkungan, ternyata juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia, terutama anak-anak.
Peneliti Mount Sinai School of Medicine menemukan bahwa tingkat perubahan ozon dapat menyebabkan peningkatan sebesar 7,3 persen dalam kasus darurat asma terkait dengan dengan anak-anak, usia 0-17 tahun.
Sementara itu, menurut peneliti Perry Sheffield, MD, Asisten Profesor of Preventive Medicine dan rekan-rekannya menggunakan model kimia regional dan atmosfer untuk melakukan penghitungan.
"Studi kami menunjukkan bahwa metode ini merupakan cara yang efektif untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari perubahan iklim global di tingkat lokal," ungkap Dr Sheffield.
Lanjutnya, "Penelitian ini merupakan loncatan untuk mengevaluasi hasil lainnya termasuk biaya, kunjungan dokter, absensi sekolah, dan pemahaman umum dari keseluruhan risiko perubahan iklim terhadap anak-anak dengan asma," ungkapnya.
Dr Sheffield dan timnya menyimpulkan bahwa kini diperlukan langkah-langkah yang lebih baik untuk mengurangi polusi karbon yang berkontribusi terhadap perubahan iklim global.
PENELITIAN tim dari University of Scranton, Pennsylvania, AS, mengungkapkan bahwa mengonsumsi dua porsi kentang setiap hari mampu mengurangi tekanan darah tinggi.
Studi itu melibatkan 18 laki-laki dan perempuan. Sebagian besar partisipan menderita obesitas dan mengonsumsi obat penurun tekanan darah tinggi. Mereka diminta mengonsumsi 6-8 kentang seukuran bola golf saat makan siang dan malam. Setelah satu bulan, tekanan darah partisipan turun secara signifikan.
Tim menyarankan untuk mendapatkan hasil maksimal, kentang dimasak dengan microwave tanpa mengupasnya. "Cara yang terbaik untuk kesehatan Anda, kentangnya dimasak tanpa sentuhan mentega, minyak, dan kecap. Kentang rebus juga baik," kata ketua tim peneliti Joe Vinson. (MI/U-1)
TIDAK jarang orang mengalami guncangan mental secara masif akibat sebuah tragedi, misalnya peristiwa Serangan 11 September. Bagaimana terapinya? Menurut pakar psikolog AS, ada cara selain terapi atau konseling spiritual untuk mengobatinya. Cara itu ialah berkumpul bersama-sama orang yang berduka untuk berbagi dan saling menguatkan.
Hal itu bisa dilakukan dalam peringatan bersama untuk mengenang tragedi di suatu tempat. Di situlah mereka yang berduka menggambarkan kepedulian kepada sesama dan berbagi, bahkan saling membantu dan memahami. Dalam kesempatan bersama itu pula, mereka bisa saling menghibur.
"Jenis pelipur lara, orang membutuhkan kebersamaan. Mengunjungi tempat peringatan dapat membantu untuk itu (mengobati)," ujar psikolog Billie A Pivnick dari Universitas Columbia, AS. (MI/U-1)
BAYI dapat membedakan rasa sakit akibat sentuhan setelah 35-37 pekan berada dalam kandungan. Menurut para ilmuwan, aktivitas sel-sel otak (neural) secara bertahap mengalami perubahan hingga di pekan ke-35, yakni menjadi matang seperti otak orang dewasa. Perubahan itu mengindikasikan saraf-saraf bayi dapat memproses rasa sakit sebagai sensasi yang berbeda dari sentuhan.
Dalam penelitian itu, para ilmuwan dari University College London, London, Inggris, mengamati aktivitas otak 46 bayi, 21 di antaranya dilahirkan secara prematur. Hal itu memungkinkan ilmuwan untuk mengukur aktivitas dalam berbagai tahap perkembangan otak, dari usia kandungan 28 pekan dan kemudian berkembang hingga 37 pekan.
"Bayi prematur yang berusia kurang dari 35 pekan memiliki respons otak yang sama saat mengalami sentuhan atau rasa sakit," kata ahli saraf Rebeccah Slater dari University College Hospital, London. (MI/U-1)
BEROLAHRAGA sekecil apa pun di tengah kesibukan bekerja terbukti mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan, tingkat produktivitas seseorang. Demikian hasil riset yang dirilis Journal of Occupational and Environmental Medicine.
Dalam riset itu, Ulrica von Thiele Schwarz dan Henna Hasson dari Stockholm University dan Karolinska Institute membagi karyawan dari dua pusat perawatan gigi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama dan kedua diminta meluangkan waktu 2,5 jam per minggu untuk berolahraga selama jam kerja. Namun, khusus bagi kelompok kedua, tim peneliti tidak mewajibkan mereka untuk berolahraga. Kelompok ketiga tidak diminta untuk berolahraga.
Hasilnya mereka yang berolahraga menunjukkan peningkatan produktivitas. Mereka mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan, memiliki kapasitas yang lebih besar untuk bekerja, dan jarang sakit. (Zeenews/*/X-5)
SERINGKAH Anda mengalami mimpi buruk? Jika iya, tampaknya Anda harus mengurangi kebiasaan begadang. Sebuah penelitian di Turki mengungkapkan orang yang sering begadang berpotensi besar mengalami mimpi buruk.
Dalam studi itu peneliti menelaah kebiasaan tidur dan frekuensi buruk 264 mahasiswa. Sebanyak 80% partisipan diketahui setidaknya mengalami mimpi buruk satu malam dalam setahun. Selain itu, 5% mahasiswa yang kerap begadang mengalami mimpi buruk lebih dari sekali selama sebulan.
Peneliti memperkirakan kondisi itu diakibatkan gangguan perasaan serta gaya hidup yang sering membuat stres. Para peneliti pun melihat adanya keterlibatan hormon kortisol (stres). Saat tidur menjelang pagi, ketika tingkat kortisol tinggi, Anda akan bermimpi buruk, aneh, atau 'menyenangkan'. (Livescience/*/X-5)
KARIER yang dipilih seorang perempuan ternyata bukan hanya karena minat dan pendidikan. Penelitian terbaru psikolog Universitas Pennsylvania, AS, menunjukkan tingkat hormon seksual juga memengaruhi pemilihan bidang karier perempuan.
Penelitian dilakukan terhadap 125 perempuan. Mereka diminta mengidentifikasi daftar 64 tipe karier yang disukai, tidak disukai, dan yang sama sekali yang tidak mereka pedulikan. Hasilnya, perempuan dengan tingkat hormon androgen tinggi akan memilih karier yang biasa dikuasai laki-laki.
Contohnya karier sebagai peneliti, petani, teknisi, polisi, dan astronom. Adapun perempuan tanpa hormon tersebut akan memilih pekerjaan seperti pekerja sosial, guru, penari, dan desainer.
Namun, menurut peneliti Adriene Beltz, kinerja otak tetap mengambil peran menerima rangsangan dari hormon tersebut. (livescience/*/X-5)
When people think of musicians as fashion icons, they likely conjure up images of Lady Gaga or Madonna. Never do you see the members of Gwar get mentioned in fashion magazines under the "What to Wear" sections. In fact, the fashion sense for a lot of the artists we cover in Noisecreep is just plain awful. In honor of Fashion Week in N.Y. this week, Noisecreep has compiled a list of the 10 worst rock fashion crimes.
10. Hevisaurus They dress in dinosaur costumes... seriously.
Sometimes these articles just write themselves. Seriously, a Finnish band that actually wears dinosaur costumes on stage?! These guys make songs for kids with a power metal beat. Gimmick or not, Hevisaurus know how to sell records. Their debut 'Jurahevin kuninkaat' (in English, 'Kings of Jurassic Metal'), stayed on the Finnish top albums chart for ten weeks. No word if Hevisaurus is available for private bookings or play dates.
9. Swashbuckle Pirate metal anyone?
Arrr... ye matey! In America, September 19th is Talk Like a Pirate Day. This must be like Christmas for Swashbuckle. Formed in N.J. in 2005, the thrash band mixes metal with... well, pirate stuff. While these buccaneers may look goofy, their music is anything but, as Swashbuckle has shared the stage with many notable metal acts and also performed at Wacken Open Air and aboard the 70,000 Tons of Metal cruise.
8. Stryper Are you ready for the Christian yellow and black attack?
The fact that Stryper willingly chose to dress like bumblebees still baffles many fans. The stripes themselves make sense. After all, the band's name comes from the passage in Isaiah 53:5: "...by his stripes we are healed." But why yellow... with black? The band has successfully carried that color theme for more than two decades and counting. Noisecreep loves them either way. 7. Manowar They proudly wear loincloths on stage.
In terms of fashion crimes, it doesn't get much worse than a loincloth. Unless it is signing a record contract in blood while wearing a loincloth. That, my friends, can't be topped. Manowar donned the 'cloths when they signed their first label contract. The thing is, Manowar usually wear leather pants on stage. Doesn't that cause severe chafing? 6. KISS We prefer them in their makeup.
Back in the '80s, the buzz surrounding KISS taking off their trademark makeup was out of control. The band first appeared sans pancake for MTV in September of 1983, while promoting their 'Lick It Up' album. Problem was, the entire point of seeing KISS live is for the spectacle of it all and that includes those infamous made-up faces. Although they left the makeup off for well over a decade, the band eventually went back to their original look. 5. Gwar You knew they would be on here.
Gwar's look is one the most over-the-top in the entire rock universe. Aside from the freaky costumes they don, there's also all those exposed blood-stained body parts. While it isn't exactly haute couture, the look does work for them. After all, we're talking about a band that performs torture scenes on stage. 4. Meat Loaf The guy loved ruffled shirts in the '90s.
Choosing a name like Meat Loaf pretty much tells the world that you know you're on the heavier side and you're fine with it. But that doesn't mean it's OK to start wearing whimsical a-la Fabio type shirts, long stringy hair and you've got a recipe for a fashion disaster. At least these days Meat Loaf has cashed in some of his millions for a more streamlined hair do, some well fitting clothing and possibly a personal trainer. This proves all fashion offenders can be rehabilitated. 3. Vince Neil During his red hair period.
Do you remember when Vince Neil dyed his signature blonde locks red to in an attempt to appear more modern? You don't? Well, the dye job went down around 1997, just as Motley Crue released 'Generation Swine.' In the video for the single 'Afraid' you can see Vince sporting his then new look. The video itself isn't much better: when you think Motley Crue, you think of fun, girls and parties, right? Instead, 'Afraid' gives us a weird attempt at some avant-garde metal-esque Nine Inch Nails ripoff. We blame Vince's hair on that sad period in the band's career. 2. Spinal Tap The parody band unknowingly started a bad fashion trend.
In the 1980s, metal ruled. But when 'This Is Spinal Tap' hit theaters in 1984, some of the jokes hit a little too close to home. Pay close attention to rock videos released shortly after 'This Is Spinal Tap' and notice the clothes... all the musicians look the same! Was this life imitating art or the other way around? Whatever the case, Tap's weird dressing habits was adapted by legions of bands throughout the world.
1. Black Metal Bands Like Immortal and Gorgoroth Don't hate us.
There's a reason why pictures of Gorgoroth and Immortal consistently show up on all those interwebz "ridiculous looks of metal" features. We're no different.
Hampir semua orang mengetahui merokok mengakibatkan gangguan kesehatan. Tetapi tahukah Anda, jika merokok di pagi hari dua kali lebih berbahaya merusak kesehatan? State College of Medicine, Amerika
melakukan sebuah penelitian dengan menggunakan 7000 perokok. Dari
penelitian tersebut ditemukan apabila seseorang yang memiliki kebiasaan
menghisap sebatang atau merokok di pagi hari, yaitu 30 menit setelah bangun tidur di pagi hari bisa menyebabkan risiko terkena penyakit kanker paru-paru dua kali lebih besar.
Hasil penelitian menunjukkan hampir
setengah dari partisipan yaitu 4776 perokok menderita kanker paru-paru,
sedangkan sebagian lainnya sehat. Apabila dibandingkan dengan mereka
yang memiliki kebiasaan merokok di pagi hari setelah
bangun tidur ini memiliki kemungkinan terkena penyakit kanker sebesar
79% . Tetapi jika dilihat secara keseluruhan, jumlah banyak rokok yang
dihisapnya ternyata tidak berpengaruh terhadap angka tersebut.
“Merokok di pagi hari menyebabkan
tingkat nikotin yang tinggi serta racun lain yang terkandung di tembakau
terhadap tubuhnya. Kebiasaan ini juga menyebabkan lebih kecanduan jika
dibandingkan perokok yang di pagi hari tidak merokok dalam waktu
setengah jam atau mungkin lebih saat bangun tidur,” menurut , Joshua
Muscat, salah satu peneliti seperti yang diambil dari Genius Beauty.
Hasil Penelitian Merokok di Pagi Hari 95% Menimbulkan Penyakit Kanker Lebih Berbahaya
Hasil penelitian lain yang melibatkan
1.850 perokok, ternyata 1055 dari mereka mengalami kanker kepala dan
leher. Ini merupakan hasil dari penelitian tersebut yang menyimpulkan
bahwa mereka yang merokok di pagi hari 30 menit sesaat
setelah bangun tidur berisiko 59% membuat jenis penyakit kanker yang
lebih berbahaya jika dibandingkan dengan perokok yang menunggu satu jam.
Hasil penelitian ini dapat membantu
dalam mengidentifikasi perokok yang memiliki risiko sangat tinggi
terhadap penyakit kanker paru-paru, otak, dan leher juga mendapat
manfaat dari rencana program penghentian merokok yang ditetapkan. Namun
demikian, risiko menderita penyakit kanker tetap akan mengalami peningkatan jika Anda masih tidak mengubah kebiasaan merokok di pagi hari dan terus merokok tanpa mengenal waktu dan tidak mempedulikan kondisi kesehatan.